Kenapa Lampu Lalu Lintas Berwarna Hijau, Kuning dan Merah?
KartuVip.Net, Siapa yang ngga sebel kalau kejebak macet karena lampu merah. Iya, saat kita udah harus jalan, kemudian lampu merah menyala tiba-tiba. Dan, kita sering nemuin lampu merah, atau lebih kerennya lampu lalu lintas ini di jalanan, apalagi di jalanan kota. Meskipun sudah terbiasa, tapi masih banyak dari kita yang bertanya-tanya, kenapa lampu lalu lintas kita ini berwarna merah, kuning, dan hijau? Kenapa bukan warna lain?
Merah, Kuning dan Hijau, warna dasar yang sering kita lihat di jalanan. Kalau di Indonesia, walaupun punya tiga warna tetap saja disebutnya lampu merah. Siapa yang kaya gini?
Belum Digunakan di Jalan Raya
Sebelum digunakan di jalan raya seperti sekarang, lampu lalu lintas dulunya hanya digunakan oleh jalur perkeretaapian dan kereta kuda. Yups, menurut asal usulnya, lampu lalu lintas dipakai pertama kali di Inggris pada tahun 1830. Namun saat itu, lampu lalu lintas untuk kereta menggunakan warna merah, hijau, dan putih.
Awalnya lampu lalu lintas ini dipakai pada jalur perkereta apian di Inggris. Ya, dulu kan negara ini industrinya maju banget. Kenapa kereta api? Soalnya, dulu mobil belum terlalu populer..
Warna merah digunakan sebagai penanda berhenti, karena warna merah sudah dikenal selama berabad-abad sebagai pertanda bahaya, seperti misalnya warna darah kita yang berwarna merah, atau warna saus bakso yang juga berwarna merah, yang jika dituang berlebihan juga dapat dianggap berbahaya.
Apalagi kalau warnanya sama seperti kuah bakso, merah banget dan pasti pedas, siap-siap saja untuk bolak-balik.. Ehm ke kamar mandi.. Bahaya juga kan?Kemudian, warna hijau dipilih untuk berhati-hati, karena warnanya yang dianggap sejuk dan bisa menenangkan pikiran, seperti misalnya saat kita memandangi kebun yang sangat luas dan indah. Sedangkan, warna putih dipilih dengan alasan yang sangat sederhana, yaitu karena berbeda dengan dua warna lainnya.
Sayangnya, warna putih yang suci itu ngga jamin keselamatan kereta. Masinis sulit melihat warna ini saat siang hari. Akhirnya, warna ini diganti..
Namun, kemudian banyak kecelakaan terjadi karena masinis kereta pada saat itu sulit melihat warna putih saat siang hari. Akhirnya sebagai solusinya, warna hijau kemudian diganti menjadi simbol penanda untuk jalan, karena warnanya yang mudah dilihat, saat siang maupun malam hari. Lalu warna putih sendiri dihapus dan digantikan oleh warna kuning, sebagai penanda untuk berhati-hati. Lalu, kapan lampu lalu lintas digunakan untuk di jalan raya?
Mulai Populer Pendeknya, pertama kali lampu lalu lintas ini digunakan di Inggris pada tahun 1800-an. Dikenalkan oleh seorang insyinyur yang bernama John Peake Knight. Orang inilah yang mengenalkan lampu lalu lintas pertama kali, dan saat itu dipakai untuk perkeretaapian. Lalu, kapan diadopsi untuk jalan raya?
Pada tahun 1868 di Inggris, sering terjadi kecelakaan antara pengendara kuda dan penyeberang jalan. Oleh karena itu, sistem lampu lalu lintas ini kemudian diadopsi oleh jalan raya. Meskipun lampu lalu lintas jalan raya ini, hanya menggunakan warna hijau dan merah, serta hanya digunakan pada waktu malam hari. Tapi, lampu ini dibuat dari bahan yang cukup berbahaya untuk manusia. Jadi, lampu ini sempat vakum untuk beberapa waktu.
Kemudian, popularitas lampu lalu lintas ini terlahir sejak maraknya produksi mobil setelah adanya industrialisasi pada tahun 1900-an. Dan, ini populernya di Amerika Serikat. Pertama kali, lampu lalu lintas dipakai di Ohio, dengan menggunakan listrik, bukan lagi gas. Namun, lampu ini hanya berwarna merah dan hijau. Namun, seiring berkembangnya model jalan raya, maka lampu lintas pun berubah bentuknya, dan warnanya.
Mulanya, lampu lalu lintas di jalan raya, hanya berwarna merah dan hijau. Kemudian, bertambah jadi warna kuning oleh seorang polisi bernama William Potts tahun 1920 di Detroit, Amerika Serikat. Alhasil,
kota Detroit, Amerika Serikat, kemudian menjadi kota pertama yang mengadopsi lampu jalan raya berwarna hijau, kuning dan merah seperti yang kita gunakan hingga sekarang.
Sekarang, kita mengenal lampu lalu lintas dengan tiga warna ini.. Jadi, lampu lalu lintas ini lahir dengan sejarah yang sangaaaaaaaat panjang! Nah, semoga setelah membaca artikel ini, kita semakin patuh pada lampu lalu lintas. Soalnya, lampu lalu lintas mempunyai fungsi penting untuk membuat siapapun menjadi lebih aman saat berkendara, maupun sedang berjalan di pinggir jalan raya. Dan yang paling penting, jangan hanya patuh ketika ada pak polisi di sebelahnya.
Demi menjaga keselamatan, mematuhi aturan lampu lalu lintas udah jadi hal yang penting. Jangan patuhnya pas ada polisi aja ya!
Comments
Post a Comment